Senin, 22 September 2014

KUNJUNGAN 2 GADIS EROPA KE SMK AL-IRSYAD TEGAL



 

Hari ini,tanggal 10 mei 2014,SMK Al-Irsyad tegal kedatangan 2 gadis eropa yang ingin melihat kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut,selain  itu ,mereka juga menyampaikan informasi tentang kegiatan sekolah di negara nya masing-masing yaitu Polandia dan Lithuania.
                Kehadiran ke dua gadis cantik tadi yaitu Miss Yulia (23 Tahun)seorang mahasiswi dari sebuah Universitas di Polandia dan Miss Gohda (24 tahun) seorang mahasiswi sebuah Universitas di Lithuania,dalam rangka sosialisasi kegiatan International Voluntary service (IVS) Organization in Indonesia yang menjadi naungan perkumpulan relawan mahasiswa antar negara di Indonesia international Work Camp atau sering di singkat dengan IIWC.
                Ke dua gadis eropa tadi,datang ke SMK Al-Irsyad,dengan di dampingi oleh Moch.Masessa Putra atau biasa di panggil dengan sapaan Essa,seorang mahasiswa UPS Tegal jurusan Bahasa Inggris yang menjadi koordinator IICW kota Tegal,yang datang bersama 5 temannya,sesama relawan di IICW Kota Tegal.
                IICW,adalah suatu organisasi Non Profit dan Non Pemerintah yang berpusat di Semarang dan bergerak di bidang Sosial  dengan mengadakan pertukaran budaya,pendidikan dan pengetahuan yang di lakukan oleh para pelajar antar bangsa dengan saling mengirim para pelajar seluruh dunia untuk datang ke lain Negara dengan tujuan saling memberi informasi bagaimana belajar memahami perbedaan budaya untuk terciptanya perdamaian dunia.Juga memberikan pemahaman,pengetahuan,ide,skill yang dapat di kembangkan tiap individu setelah mendapat gambaran bagaimana budaya Negara lain berkembang.
                Ke 8 Relawan IICW,berkunjung dan mengadakan sosialisasi di dua kelas yaitu XI TKJ 1 dan 2 dengan durasi 2 x 45 menit di mulai pukul 10.00 sampai 11.45 wib ,dengan memberikan banyak informasi,baik dengan LCD maupun dengan permainan motivasi.sungguh menggembirakan siswa-siswi SMK Al-Irsyad yang kelasnya di kunjungi oleh ke 2 gadis eropa tadi,banyak kelas lain yang minta untuk di isi tetapi ke 8 Relawan tersebut jam 1 siang harus segera ke SMA Slawi.
                Ketika para guru menanyakan kepada 2 anak perwakilan kelas,di peroleh tanggapan mereka mengenai kegiatan tersebut,seperti yang di sampaikan oleh Fatimah,X! TKJ 1 yang mengatakan kegiatan tersebut sangat menyenangkan karena dapat belajar bahasa inggris langsung dengan orang eropa yang cantik,juga lewat permainan yang tidak membosankan,pendapat senada juga di sampaikan oleh Ikbal Fajrus,XI TKJ 2 dengan mengatakan kegiatan IICW membuat orang bahagia dan ceria sambil belajar dan memperoleh pengetahuan budaya asing dari  sumber nya langsung.
                Kami bangga IICW datang ke tempat kami.terima kasih dan salam.
                                                                                                                                Tegal 10 Mei 2014.
                                                                                                                                SMK Al-Irsyad Tegal


PROSES BELAJAR MENGAJAR DENGAN METODE TUKANG CUKUR



Oleh : Ahmad Yani ,2014
                Mungkin aneh bahkan unik apabila pertama kali kita membaca judul diatas,apa hubungannya mengajar di kelas dengan kegiatan memotong rambut,kalo istilah alay nya “Jakarta Bandung,kagak nyambung”.akan tetapi apabila di ketahui munculnya ide menciptakan judul itu,tentu akan di ketahui benang merah  kenapa sampai judul itu  menjadi kop tulisan ini.
                Penulis adalah seorang pemotong rambut yang di lakukan sore hari sepulang melaksanakan tugas sebagai seorang guru di sebuah sekolah swasta.pada saat melakukan pekerjaan sebagai pemangkas rambut itulah muncul pemikiran pemikiran yang bila di uraikan akan menjadi sebuah tulisan yang mungkin akan menarik dan dapat bermanfaat buat kita semua
                Ternyata,bila kita hayati,banyak sekali ilmu yang akan kita dapat dalam memberi pelayanan kepada pelanggan potong rambut dengan memberikan layanan pembelajaran kepada seorang siswa’seperti:
1.       Repport,atau menciptakan hubungan baik,akan sangat janggal ketika seorang pelanggan datang akan di pangkas rambutnya dan kita menyambut dengan tanpa tersenyum,muka sinis,tidak mempersilahkan duduk/menunggu,mengajak bersalaman,menyapa dan membiarkan tamu seperti kita tidak membutuhkan mereka.ini akan sangat berpengaruh pada persaaan dan penilaian pelanggan terhadap pemangkas rambut.sama seperti sikap guru yang demikian terhadap anak didiknya.tetapi apabila di lakukan sebaliknya,menyambut ramah,memberikan senyuman,menyapa dan menyalami,bila sedang mengerjakan pelanggan lain,minta maaf untuk menunggu sebentar,dengan memberikan buku bacaan atau acara tv yang di senangi.kemudian saat sedang melayani pelanggan,di mulai dengan Bismillah,menyiapkan tempat duduk yang bersih,alat2 yang rapih,suasana tenang nyaman,dan mulai melihat situasi pelanggan,jika pelanggan seorang yang pendiam ,maka kita melayani dengan sebaik-baiknya dan tidak mengajaknya mengobrol,akan tetapi jika pelanggan seorang yang senang berbicara,maka kita ikuti arah pembicaraanya dan jadilah sebagai pendengar yang baik atau sebagai pemberi komentar yang bijak yang selalu membuat klien semakin semangat untuk membicarakan sesuatu persoalan.Hal ini akan menarik bila di terapkan pada saat pemberian pelajaran di kelas,yaitu,ciptakan terlebih dahulu hubungan baik antara guru dan peserta didik.hasilna saya yakin akan lebih effektif dalam menyampaikan materi pelajaran.
2.       Unik,bahwa setiap orang mempunyai jenis rambut,model rambut dan keinginan untuk tampil yang berbeda –beda antara yang satu dengan yang lain karena di latar belakangi oleh lingkungan yang berbeda,cara bergaul yang berbeda dan penilaian yang berbeda pula.Walaupun ada yang memiliki hampit jenis rambut yang sama tapi saat memotong akan berbeda karena jenis bentuk permukaan kepala yang berbeda,ada yang bulat,lonjong,ada juga yang sedikit miring sebelah/peang.sama seperti saat kita memberikan pelajaran kepada siswa ada yang langsung menerima secara utuh,ada sebagian,ada pula yang sama sekali masih nol tetapi tidak mau bertanya,tugas kita lah sebagai seorang guru memahami sifat unik setiap siswa,maka kita memberikan perhatian khusus kepada siswa-siswi yang slow learning,dengan tetap menghargai keinginan siswa untuk belajar,menerima siswa apa adanya,selalu melihat siswa dari segi positif dan tetap memberikan pelayanan pengajaran yang terbaik apapun kondisi siswa.Bila ini di terapkan ,Insya Allah pemberian materi pengajaran akan di terima dengan baik oleh siswa.
3.       Hadiah,sebagai seorang pemangkas rambut,saya sering memberikan hadiah kepada anak-anak kecil yang saat dipangkas,tenang,diam dan menurut,juga kepada anak –anak yang saat di pangkas sangat rewel,selalu bergerak,selalu bertingkah jail,menangis dan sebagainya,dengan hadiah permen atau segelas plastic air kemasan yang dingin atau roti/biscuit kemasan.Hadiah ini tak seberapa harganya,akan tetapi akan memberikan reaksi dan penilaan yang sangat baik kepada kepribadian si anak karena pernah ada anak yang minta di  antar orang tuanya ke kios hanya untuk dipangkas rambutnya dengan syarat stelah selesai potong rambut nanti di kasih hadiah permen oleh saya.sungguh luarbiasa nilai sebuah hadiah.Jika hal ini dapat di lakukan oleh setiap guru dengan memberikan hadiah atau pujian atau ungkapan yang memberi semangat kepada anak didik,saya yakin sikap mereka akan sangat baik pada saat menerima guru atau menerima mata pelajaran.
4.       Memahami keinginan.Setiap pelanggan tentu mempunyai harapan atau keinginan bentuk potongan rambut yang bagaimana yang sesuai dengan kehendaknya.hal ini harus di pahami oleh seorang pemangkas rambut.contoh,seorang pelanggan hanya dengan mengucapkan saya hanya ingin  di rapikan,saya ingin di potong pendek.saya ingin potongan 123,saya ingin tebal rapi,saya ingin model Mohawk,saya ingin model tintin,saya ingin model oreo dan sebagainya,maka seorang pemangkas rambut harus paham apa yang menjadi keinginan pelanggannya dengan catatan jangan sampai salah mengartikan ,sebab pengertian keinginan yang berbeda,hasilnya akan sangat fatal.Akan menimbulkan rasa ketidakpercayaan dan kenyamanan dalam pemberian layanan berikutnya.Hal ini sama dengan apabila kita tidak memahami apa yang menjadi keinginan anak didik kita,atau kita hanya mementingkan keinginan kita sendiri untuk di ikuti oleh peserta didik kita,maka proses pembelajaran hanya akan sepihak dan tidak akan mencapai tujuan yang lebih pasti.
5.       Ucapan terima kasih.Untuk melihat apakah layanan yang di berikan kepada pelanggan pangkas rambut di terima dengan  baik atau tidak adalah dengan reaksi  ucapan rasa terima kasih yang di sampaikan setelah selesai pengerjaan pemangkasan rambut.pelanggan yang kecewa dengan pelayanan kita akan memberikan reaksi yang berbeda pula seperti mimic menyesal,marah,tidak puas dan tidak akan terlontar kata ucapan terima kasih.Hal ini akan Nampak juga apabila kita melihat reaksi peserta didik apabila kita telah selesai mengajar.bila di akhir pelajaran mereka memberikan reaksi yang kurang baik,maka itu berarti pelayanan pembelajaran kita pada mereka kurang dapat di terima dengan baik,mengecewakan,dan ada rasa tidak puas.tetapi bila layanan pembelajaran di anggap menyenangkan,maka mereka akan mengucapkan terima kasih ,berwajah senang dan banyak memberikan tanggapan atau pertanyaan yang positip.
Demikianlah beberapa ilmu dari metode tukang cukur yang dapat kita terapkan dalam memberikan pelayanan pembelajaran kepada anak didik.semoga bermanfaat.salam.
                                                                                              Tegal,awal September 2014


                                                                                              (Ahmad Yani.)

BERSYUKUR DAN BANGGA MENJADI GURU SWASTA



Oleh :Ahmad Yani
Bismillahirohmanirrohim,
Beberapa hari ini kita di sibukan oleh berita pengangkatan tenaga kerja honorer yang masuk K2,ternyata banyak yang datanya tidak valid.(radar tegal ,beberapa hari yang lalu) sehingga beberapa pejabat terkait di kabupaten di periksa oleh kepolisian.
Ini hal yang sangat luar biasa,dan menjadi bukti,betapa besarnya hasrat masyarat untuk menjadi pegawai negeri,bahkan sampai merekayasa data demi keberhasilan tanpa memikirkan akibat yang justru sangat merugikan baik dunia maupun akhiratnya,bahkan sampai ke keturunanya karena akan menafkahi keluarga  dari hasil perbuatan yang di awali dengan cara yang tidak patut.
Saya tidak menyalahkan mereka untuk jadi pegawai negeri,dalam hal ini sebagai guru negeri,bahkan dalam hati kecil setiap orang mungkin ada terselip keinginan ke arah sana.kenapa? bayangkan saja dengan gaji tetap bulanan sampai meninggal dan di teruskan ke keluarga,ada uang pensiun,jaminan kesehatan, dan tidak akan di pecat kecuali ada kejadian luar biasa,siapa yang tak ingin.
Tetapi ternyata hidup tidak hanya dapat di ukur dengan uang atau status,untuk menentukan kebahagiaan,banyak yang menjadi pegawai negeri,mengalami  perubahan perilaku yang negative  dan konsumtif yang akhirnya banyak terjerat kasus hutang piutang.tetapi,dalam hal ini ,bukan bagian saya untuk menyoroti mereka,apalagi jika di lihat dari latar belakang saya sebagai guru swasta maka tidak elok dan kurang etis menilai sesuatu yang tidak pernah saya alami.
Saya ambil judul diatas karena sebagai guru ,saya mengalami dan masih menjalani,betapa nikmatnya menjadi guru swasta,hari –hari yang di lalui penuh tantangan,penuh cobaan dan setiap saat selalu ada kejadian yang di lakukan oleh siswa,yang membuat kita selalu menemukan hal yang berbeda dan mencari solusi yang tidak sama.
Mengapa harus bangga menjadi guru swasta???
Kita mulai dari insentifnya saja, banyak dari mereka bergaji di bawah UMR,banyak orang kaget ketika tahu banyak guru swasta yang menerima gaji di kisaran Rp.200.000,- perbulan,ini di maklumi jika dia hanya mengajar di sekolah tersebut hanya 10 jam/minggu,berarti membutuhkan waktu 2 hari di sekolah tersebut dengan perhitungan perjam mendapat imbalan Rp.20.000.(mohon maaf,perhitungannya bukan Rp 20.000 X 10 Jam kali 4 minggu sehingga menjadi Rp.800.000 tetapi perhitungan jam perminggu sama dengan untuk 1 bulan,sehingga gaji nya tetap Rp.200.000,maksimal jumlah jam mengajar untuk guru swasta adalah 35-40  Jam per minggu silahkan di kalikan Rp.20.000 berarti masih di bawah 1juta per bulan dengan kegiatan mengajar full dari jam 06.55 sampai pukul 13.45)walaupun tentu nilainya sangat kecil,tetapi pengabdian mereka sangat LUAR BIASA dan mereka BERMENTAL BAJA karena mereka tetap bangga menjadi seorang GURU,sangat jarang yang di sekolah swasta,baru mengajar 3 bulan sudah keluar,walau mereka tahu gaji tak mencukupi sebagai seorang sarjana pendidikan.

Kita lihat juga dari segi siswanya.di akui dan sudah di maklumi input di sekolah negeri di peroleh dari penjaringan  dengan suatu system tertentu,seperti test masuk dan nilai NEM/SKHU,sehinggga di peroleh siswa-siswi dengan akademik record yang baik dan tentu saja dari segi motivasi belajarnya juga sangat baik,plus tingkat ekonomi mereka,rata-rata di tingkat menengah ke atas.ini sangat berbeda jauh bila di bandingkan dengan input sekolah swasta,siswa-siswinya merupakan sisa dari sekolah negeri bahkan banyak yang tidak di terima di sekolah negeri ataupun di keluarkan dari sekolah negeri karena sesuatu hal,mereka di tampung di sekolah swasta.(ini akan terlihat pada saat PPDB,banyak guru-guru swasta berjuang layaknya salesman/SPG ke sekolah-sekolah negeri mencari dan berpromosi menawarkan sekolahnya demi mendapat siswa .Mereka berjuang bahkan beradu metode serta taktik dengan sesame sekolah swasta lain dalam menjaring siswa.dan ini di lakukan oleh sebagian besar sekolah swasta,walaupun tidak dapat di katakan semuanya melakukan hal yang sama.tantanganya adalah bagaimana memperoleh INPUT yang kurang baik HARUS DI PROSES SECARA LUAR BIASA agar menghasilkan OUT PUT yang setara dengan negeri lewat UN,(saya sering menggambarkan ,perlombaan guru membuat kue Tart.guru negeri mendapat bahan dan tepung kelas satu,dan guru swasta mendapat tepung kwalitas 3,tetapi guru swasta dapat  menghasilkan Tart yang sempurna,kira-kira perjuangan siapa yang harus kita ACUNGI JEMPOL).itu juga yang membuat kita LEBIH BANGGA menjadi GURU SWASTA Karena tantangan kita lebih nyata.
Kita lihat dari sistim tata tertib dalam proses belajar mengajar,tentu guru negeri pun mempunyai tata tertib,tetapi apakah pelaksanaanya sedemikian ketat seperti si sekolah swasta?bayangkan saja,jika jarang berangkat,memberikan materi tapi tidak di sukai anak,sering terlambat,hanya sering member tugas,jarang masuk kelas atau administrasi tidak tertib,maka akan muncul langsung teguran dari kepala sekolah,jika masih berlanjut maka akan di skorsing oleh yayasan bahkan langsung di keluarkan.apakah ini terjadi di sekolah negeri????.Sungguh perjuangan yang sangat keras untuk menjadi seorang guru swasta TETAPI MEREKA MAMPU BERTAHAN bahkan MAMPU BERSINAR saat berlomba antar guru atau antar siswa,mereka bisa menjadi JUARA.Kami BANGGA.
SALAM UNTUK SELURUH GURU SWASTA,TETAP SEMANGAT,ALLAH RIDHO PADA KITA

                                                                                                                Tegal,13 Mei 2014
                                                                                           Ahmad Yani/SMK AL-IRSAD Tegal

Rabu, 04 Juni 2014

ANAKKU,HARI INI KALIAN KU LEPAS



Hari ini,tanggal 18 April 2013,hari sabtu pagi yang sangat sejuk,karena udara sedikit mendung.di gedung Al-Irsyad kota Tegal,Aku melihat kalian mulai berkelompok dengan menggunakan setelan seragam,yang putri dengan setelan blazer hitam dan berkerudung warna cerah,yang putra berjas lengkap dengan dasi dan sepatu hitam mengkilat,aku kagum dan terharu sangat terharu karena hari ini kalian akan ku lepas.
Tiga tahun sudah kami mendidik,mengarahkan,membina,menegur,memarahi,menyuruh dan menugasi kalian,banyak reaksi dari kalian seperti marah,salah paham,membenci,tersinggung,mendemo,ataupun berkata-kata di facebook tentang ketidaksukaan kalian pada kami.
Kami,guru mu,tidak akan marah dan tidak akan pernah marah,karena kalian belum memahami apa yang menjadi tujuan kami,guru mu.untuk kebahagiaan kamu di masa yang akan datang,sungguh berat tugasmu kelak,kami mendidikmu agar mampu bertahan di kehidupan yang akan kau tempuh agar mampu berdiri dengan kokoh dan berpegang teguh pada tali Illahi Robbi.
Melihat kalian berbaris memasuki Pintu gedung,di iringi tembang kebogiro dan di awali sepasang petugas pengibar bendera dan 3 orang peserta Tegal Carnifal,terlihat begitu gagah dan menawan.aku kembali terharu.
Suasana panggung yang di dekor sehari sebelumnya oleh tim Ustad Abduh,walau sederhana tapi setelah di letakan 2 sepeda antik,tiang burung dan sangkar burung berisi perkutut,kanan kiri di beri sejumput daun rumput gajah dalam pot yang di hias,penataan taman di sekitar panggung,sungguh merubah suasana,dari sederhana jadi istimewa.
Pembukaan acara dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh kelompok kelompok Tilawah Jamiatul Quro,yang di lantunkan bersama,dan di akhiri oleh mereka dengan bersama melakukan tari Saman,sungguh sangat sempurna.
Bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya,dan beberapa sambutan dati Ibu kepala Sekolah dan Pembina yayasan,acara resmi di tutup dengan doa oleh Ustad Syaifudin Zuhri.
Selamat jalan anak-anak didik ku,
Hari ini,sayap-sayapmu telah kuat,
Otot dan Otakmu telah terisi amunisi
Mulailah perjuangan yang sesungguhnya dari hidup
Mulailah melangkahi dunia nyata
Kami hanya mampu melihat dan berdo’a,
                                                Tegal,18 April 2013
Yang selalu mendoakanmu

Ahmad Yani