Rabu, 04 Juni 2014

ANAKKU,HARI INI KALIAN KU LEPAS



Hari ini,tanggal 18 April 2013,hari sabtu pagi yang sangat sejuk,karena udara sedikit mendung.di gedung Al-Irsyad kota Tegal,Aku melihat kalian mulai berkelompok dengan menggunakan setelan seragam,yang putri dengan setelan blazer hitam dan berkerudung warna cerah,yang putra berjas lengkap dengan dasi dan sepatu hitam mengkilat,aku kagum dan terharu sangat terharu karena hari ini kalian akan ku lepas.
Tiga tahun sudah kami mendidik,mengarahkan,membina,menegur,memarahi,menyuruh dan menugasi kalian,banyak reaksi dari kalian seperti marah,salah paham,membenci,tersinggung,mendemo,ataupun berkata-kata di facebook tentang ketidaksukaan kalian pada kami.
Kami,guru mu,tidak akan marah dan tidak akan pernah marah,karena kalian belum memahami apa yang menjadi tujuan kami,guru mu.untuk kebahagiaan kamu di masa yang akan datang,sungguh berat tugasmu kelak,kami mendidikmu agar mampu bertahan di kehidupan yang akan kau tempuh agar mampu berdiri dengan kokoh dan berpegang teguh pada tali Illahi Robbi.
Melihat kalian berbaris memasuki Pintu gedung,di iringi tembang kebogiro dan di awali sepasang petugas pengibar bendera dan 3 orang peserta Tegal Carnifal,terlihat begitu gagah dan menawan.aku kembali terharu.
Suasana panggung yang di dekor sehari sebelumnya oleh tim Ustad Abduh,walau sederhana tapi setelah di letakan 2 sepeda antik,tiang burung dan sangkar burung berisi perkutut,kanan kiri di beri sejumput daun rumput gajah dalam pot yang di hias,penataan taman di sekitar panggung,sungguh merubah suasana,dari sederhana jadi istimewa.
Pembukaan acara dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh kelompok kelompok Tilawah Jamiatul Quro,yang di lantunkan bersama,dan di akhiri oleh mereka dengan bersama melakukan tari Saman,sungguh sangat sempurna.
Bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya,dan beberapa sambutan dati Ibu kepala Sekolah dan Pembina yayasan,acara resmi di tutup dengan doa oleh Ustad Syaifudin Zuhri.
Selamat jalan anak-anak didik ku,
Hari ini,sayap-sayapmu telah kuat,
Otot dan Otakmu telah terisi amunisi
Mulailah perjuangan yang sesungguhnya dari hidup
Mulailah melangkahi dunia nyata
Kami hanya mampu melihat dan berdo’a,
                                                Tegal,18 April 2013
Yang selalu mendoakanmu

Ahmad Yani

WAKIL WALIKOTA TEGALMEMBERI PENCERAHAN DI PERPISAHAN SMK AL-IRSYAD



Hari ini,tanggal 19 Mei 2014,hari senin  pagi yang sangat cerah,karena mentari bersinar tanpa tertutup awan.di gedung Al-Irsyad kota Tegal,semua wisudawan terdiri dari 64 siswa-siswi TKJ dan RPL, berkelompok dengan menggunakan setelan seragam,yang putri dengan setelan blazer hitam dan berkerudung warna cerah,yang putra berjas lengkap dengan dasi dan sepatu hitam mengkilat berbaris memasuki gedung Al-irsyad dengan di dahului oleh sepasang pengibar bendera berbusana lengkap  dengan membawa bendera merah putih dan bendera OSIS,di belakangnya menari 5 penari berbaju hijau muda dengan memberi taburan melati,mereka  bergerak masuk gedung dengan iringan lantunan musik kebogiro.
            Seperti biasa acara di buka dengan  pembacaan ayat suci Al-Qur’an,dan sambutan dari Kepala Sekolah ,tentang pentingnya terus berdoa untuk keberhasilan Ujian Nasional,dan pesan ke pada alumnus untuk terus menjaga diri,menjaga nama baik keluarga dan sekolah dengan mengutamakan ibadah kepada Allah.
            Sekitar pukul 09.05 ,Kang Nur,panggilan akrab dari Wakil Wali Kota Tegal Bpk.H.Drs Nursoleh,M Mpd.datang memasuki gedung Al-Irsyad dengan di damping ajudan beliau dan oleh Pembina yayasan pendidikan Al-Irsyad al-Islamiyah kota Tegal,Ustad Hussain Affif,di daulat untu memberikan kata sambutan.
            Ada beberapa hal yang menarik dari sambutan Kang Nur tentang Al-Irsyad,Tentang kedekatan beliau dengan lembaga ini,tentang pendirian beberapa gedung pendidikan di Al-Irsayd tegal beliau menjadi supervisi pelaksanaan pembangunannya serta peran serta warga Al-Irsyad tegal yang sedikit banyaknya juga berpengaruh terhadap keberhasilan beliau menduduki jabatan sebagai Wakil Wali Kota Tegal.di akhir sambutanya yang selalu mendapat Aplause dari tamu undangan dan siswa-siswi Smk Al-Irsyad,Beliau mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang di berikan dan mendoakan keberhasilan Ujian Nasional Smk Al-Irsyad.dan langsung berpamitan karena akan mengadakan inspeksi ke sekolah dasar yang sedang mengadakan Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar.
            Hadir pula dalam acara perpisahan ini,Sekretaris pendidikan Kota Tegal,Drs.Johardi MM yang berkenan pula memberi sambutan,antara lain yang di sampaikan beliau tentang pentingnya tidak berkonvoy saat selesai pengumuman,karena akan melanggar ketertiban dan lalu lintas,mengganggu keamanan dan perilaku tidak mendidik,Beliau juga memberikan apresiasi terhadap kreatifitas civitas SMK Al-Irsyad yang meghadirkan 4 bentuk tarian  nasional berbeda dalam 1 sesion,tentang berkembang baiknya SMK Al-Irsyad menurut pantauan dinas pendidikan kota Tegal serta yang Terakhir beliau mendoakan kelulusan SMK Al-Irsyad.s

.

Jumat, 14 Maret 2014

ZAT YG MAHA

Wahai Zat yang tak pernah saya lihat,
Wahai Zat yang aku ketahui nama Nya saja
Wahai Zat yang hanya di pahami dari ciptaaNya
Wahai Zat yang tak ada tetapi hati ini selalu mencari
Wahai Zat yang semakin lama semakin aku meyakini
Wahai Zat yang menjadi tempat memohon dan berlindung
Semakin aku berusaha mengenal Mu
Semakin aku di buat tersenyum
Semua karena Engkau begitu pandai membolak balikan hati
Semua hamba yang kau cintai,di uji dengan kenikmatan dan kesakitan
Semakin tak sabar ada juga semakin tak syukur
Sisa yang bertahan,mendapat balasan kenikmatan abadi tak terhingga


                                                                   gelatik 15 maret 14



                                                                    hamba pencari Allah.





UJIAN NEGARA MANDIRI


UJIAN  NEGARA  MANDIRI
ALTERNATIF SOLUSI ,MENUJU TERLAKSANANYA PENDIDIKAN YANG EFFEKTIF,EFFISIEN DAN BERTANGGUNG JAWAB SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN  MUTU PENDIDIKAN  NASIONAL

DI SUSUN

DALAM RANGKA MENYUMBANG IDE DAN GAGASAN UNTUK LEBIH MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN BANGSA JUGA UNTUK MEMENUHI SYARAT LOMBA PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM RANGKA HARI JADI KOTA TEGAL TAHUN 2014

          OLEH

NAMA                        :  Drs.AHMAD  YANI
NUPTK                       :  456744643200003
NRG                           :  138101173001
SEKOLAH                 : SMK AL-IRSYAD KOTA TEGAL





KATA PENGANTAR

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Alhamdulillah,wa syukurillah,wa nikmatillah,laa haula walla quwatta illa Billah
Iyya kana budu wa iyya kanas ta’in.
Puji syukur kepada Robb yang maha tinggi dan maha sempurna yang memberikan kesehatan dan kesempatan pada saya untuk menyusun laporan ini sehingga semoga dapat terselesaikan sesuai dengan harapan dan keridhoannya.Amin.
Sholawat dan salam terlimpah kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW insan mulia yang menjadi panutan kita menuju jalan lurus yang di contohkannya.
Ucapan terima kasih ,saya haturkan kepada yang terhormat Dra.Titik Andarwati,selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal,yang telah memberikan kesempatan kepada kami  Pendidik dan tenaga pendidik di kota Tegal untuk mengikuti lomba penulisan karya ilmiah ini,semoga kesempatan demikian akan menjadi kebiasaan yang baik sebagai ajang untuk para pendidik berkarya menuangkan ide,gagasan dan karya ilmiahnya dengan tujuan mencari alternative terbaik untuk kemajuan pendidikan.
Teriring ucapan terima kasih kepada Ustadzah Muslimah S.Pd selaku kepala sekolah SMK Al-Irsyad Tegal ,yang telah memberikan ijin dan persetujuan kepada saya untuk mengikuti lomba Penulisan karya ilmiah untuk pendidik dan tenaga kependidikan  yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Tegal.
Terima kasih kepada rekan kerja,teman dan sahabat serta saudara ,yang memberikan dukungan moril,kritik dan saran serta do’a sehingga  menguatkan semangat pada saat perasaan sedang tidak enak.jazakumulloh khoir.



Penulisan karya ilmiah ini bertujuan sebagai sumbang saran dari saya,sebagai pendidik yang langsung menangani dan menghadapi siswa yang sering merasa tertekan saat mengikuti Ujian Nasional,hal-hal yang sering terjadi di sekolah-sekolah saat mendekati Ujian Nasional yang terkadang sering bertolak belakang dengan filosofi pendidikan.media-media masa yang memberitakan masalah Ujian Nasional dsb.
Semoga saran dan gagasan yang sederhana ini dapat bermanfaat untuk ikut serta meningkatkan mutu pendidikan nasional,khususnya di kota Tegal.Insya Allah.
Salam
                                   

                                                                                    Tegal 10 Maret 2014
                                                           

                                                                                    Ahmad  Yani.



















DAFTAR  ISI
           
            Kata Pengantar…………………………………………………………..
            Daftar  Isi…………………………………………………………………
 BAB  I .Pendahuluan……………………………………………………………
            I.1.Latar Belakang Masalah…………………………………………….
               2.Rumusan Masalah…………………………………………………..
               3.Batasan Masalah……………………………………………………
               4.Identifikasi Masalah…………………………………………………
               5.Tujuan dan Manfaat penelitian……………………………………..
BAB  II.Pembahasan Masalah
               1.Landasan Teori………………………………………………………
               2.jenis-jenis persoalan yang muncul…………………………………..
               3.Alternatif yang di berikan penulis……………………………………
               4.Tingkat Keberhasilan ditinjau dari segi effisiensi,effektifitas dan per
                        Tanggungjawaban ………………………………………………..
BAB III Penutup
            1.kesimpulan dan saran
            2.Daftar Pustaka.
           








BAB     I.
PENDAHULUAN


A.LATAR BELAKANG
            Ada beberapa latar belakang yang membuat saya selaku pendidik ingin mengikuti lomba penulisan karya ilmiah bagi pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka hari jadi kota tegal tahun 2014 ini,bahkan seandainya tidak ada lomba ini pun sebetulnya sudah terbersit keinginan untuk ikut serta berpartisipasi mencari alternative terbaik system pendidikan yang dapat menjadikan  system  pendidikan  nasional di Indonesia kembali maju pesat dan berkwalitas baik seperti tahun 1970 an sehingga beberapa guru dari Indonesia di minta untuk mengajar di negeri jiran Malaysia,sungguh masa-masa yang membanggakan.
Untuk memahami Ujian Nasional,kita  harus tahu sejarahnya sebagai berikut :
a. Periode sebelum tahun 1969
Pada periode ini, sistem ujian akhir yang diterapkan disebut dengan Ujian Negara, berlaku untuk semua mata pelajaran. Bahkan  ujian dan  pelaksanaannya ditetapkan oleh pemerintah pusat dan seragam untuk seluruh wilayah di Indonesia.
b. Periode 1972 – 1982
Pada tahun 1972 diterapkan sistem Ujian Sekolah di mana setiap atau sekelompok sekolah menyelenggarakan ujian akhir masing-masing. Soal dan hasil pemrosesan hasil ujian semuanya ditentukan oleh masing-masing sekolah/ kelompok sekolah. Pemerintah pusat hanya menyusun dan mengeluarkan pedoman yang bersifat umum. Untuk meningkatkan dan mengendalikan  mutu  pendidikan serta diperolehnya nilai yang memiliki makna yang “sama” dan dapat dibandingkan antar sekolah.



c. Periode 1982 – 2002
Pada tahun 1982 dilaksanakan ujian akhir nasional yang dikenal dengan sebutan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS). dalam EBTANAS dikembangkan sejumlah perangkat soal yang “pararel” untuk setiap mata pelajaran dan penggandaan soal dilakukan didaerah. Pada EBTANAS kelulusan siswa ditentukan oleh kombinasi nilai semester I (P), nilai semester II (Q) dan nilai EBTANAS murni (R)
d. Periode 2002-2004
Pada tahun 2002, EBTANAS diganti dengan penilaian hasil belajar secara nasional dan kemudian berubah  nama  menjadi Ujian Akhir Nasional (UAN). Perbedaan yang menonjol antara UAN dengan EBTANAS adalah dalam cara menentukan  kelulusan siswa, terutama sejak tahun 2003. Untuk  kelulusan siswa pada UAN ditentukan oleh nilai mata pelajaran secara individual.
e. Periode 2005 – sekarang
Mulai tahun 2005 untuk mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan yang bermutu, pemerintah menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) untuk SMP/MTs/SMPLB dan SMA/SMK/MA/SMALB/SMKLB. Sedangkan untuk mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan yang bermutu, mulai tahun ajaran 2008/2009 pemerintah menyelenggarakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD/MI/SDLB.Perkembangan komposisi nilai  penentu kelulusan pun berubah,dari 60;40 untuk Nilai UN:US sekarang menjadi  70:30.Sehingga berkesan setiap periodenya selalu berubah-ubah tetapi terus diiringi persoalan-persoalan baru.
sejarah UN
            ( di sadur dari: Ibnu fajar 75.wordpress.com.di pagar alam .com).
            Ternyata dalam perkembangannya,bukan menambah baik mutu pendidikan  tetapi  justru banyak  menimbulkan  kontroversi.apabila kita browsing di google maka akan banyak sekali komentar pendapat dan masukan serta kejadian kejadian  yang justru bertolak belakang dengan tujuan  Sistim Pendidikan Nasional ,misalnya seperti :
1.Pendapat dari bapak  Drs.H. Marzuki Ali ,ketua DPR RI (di Blog :marzukiali.com)  yang memberikan  penilaian tentang Ujian Nasional sebagai berikut :
-Pasal 35 ayat  (1) UU  Sisitem Pendidikan Nasional No 20 thun 203 bertentangan  dengan pasal 58 ayat  (1)  yang berbunyi “Evaluasi hasil belajar peserta didik di lakukan oleh pendidik untuk memantau proses  kemajuan dan perbaikan  hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan “
- Ujian Negara tahun 2010-2011,dengan  bobot nilai UN 60% dan US,40%,mengacu pada  Permendiknas No.46 Tahun  2010 ternyata masih banyak di temukan penyimpangan ,kebocoran soal,pencontekan missal yang sangat tidak etis dalam sisitim pendidikan.
-Kebijakan  Otonomi daerah,dengan UU No.32 tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah ikut menyokong menurunnya kualitas pendidikan ,ini terjadi pada pemilihan pejabat di dinas pendidikan yang  kurang kompeten ,recruitmen  guru  kurang  professional, dan penentuan Keberhasilan Peserta didik yang  tidak di sesuaikan dengan kebijakan Otonomi Daerah tetapi justru dari pusat.
2.Pernyataan dari Kemendikbud Muhammad  Nuh,di kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada tanggal 13 Mei 2013 yang menyatakan ada 4 hal yang menjadi masalah utama  pelaksanaan Ujian  Nasional  2013 yaitu :
                        a.Keterlambatan DIPA di Kemendikbud 2013
                        b.Kelemahan Manajerial di Kemendikbud
                        c.Kelemahan Manajerial di Percetakan
                        d.Kelemahan  Tim Pengawas.
3.Laporan Kecurangan Ujian Nasional 2013 oleh Indonesian  Corruption Wach (ICW) ke Irjen  Kemendikbud  pada  senin 10 Juni 2013 (Detik.com) yang di sampaikan oleh Peneliti ICW untuk Pelayanan Publik ibu  Siti Juliantari Rahman yang di terima langsung oleh Bapak Haryono Umar selaku Irjen  Kemendikbud,bahwa  ICW banyak menerima temuan soal –soal Ujian Negara yang bocor  walau jumlah paket sudah 20 soal dan lembar jawab berbarcode.
4.  Noor Eka Indahsari di dalam blognya di  Noor-eka .blogspot.com  menulis mengenai Ujian Nasional 2013 yang menurutnya “tiada hari tanpa masalah “ karena mulai dari proses penggandaan  naskah yang terlambat,Pendistribusian yang semrawut bahkan sampai bapak presiden turun tangan dengan bantuan TNI/Polri untuk ikut serta menjaga dan mendistribusikan,sampai pendistribusian soal  di kelas yang salah amplop dan salah mata pelajaran,Pengerjaaan siswa di kelas saat UN yang juga di siarkan lewat TV,banyak anak bebas menyontek dan kerja sama saat mengerjakan,jual beli jawaban soal-soal UN,Proses pemindaian dengan scanner yang menurut lembaga yang di tunjuk oleh kemendikbud,banyak terjadi kendala sampai saat mengumumkan hasil Ujian Negara juga terjadi masalah karena ada beberapa anak pintar dan berprestasi di sekolah justru tidak lulus.
            5.Masalah Biaya Ujian Nasional
            Menurut Mendikbud Muhammad Nuh di SMAN 70 Jakarta,seperti yang di muat di Tribunnews.com pada hari senin tanggal 18 April 2011,Biaya pelaksanaan Ujian Nasional HANYA Rp 580 milyar  saja.untuk menguji 10,7 juta peserta didik yang terdiri dari tingkat SMA/SMK 2,4 juta peserta didik,tingkat  SMP/Mts sebanyak 3,7 juta peserta dan untuk tingkat SD/Mi sebanyak 4,6 juta peserta didik.
            Bayangkan ,kalimat “HANYA “ 580 juta rupiah yang di pakai untuk pelaksanaan Ujian Negara,jika bertambah tahun dan bertambah peserta,tentu kalimat “HANYA” juga akan berubah semakin besar nilainya,sungguh harga yang tidak murah mengingat banyak sekolah yang masih membutuhkan banyak bantuan dan siswa-siswa miskin yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena keadaan ekonomi orang tua.
            Masalah-masalah diatas ,seperti gunung  es yang puncaknya saja yang nampak,belum persoalan  lain yang tidak termuat tetapi justru lebih besar terjadi seperti banyak siswa minta doa ke tempat-tempat keramat ,meminta dukungan para normal untuk mengkondisikan pensilnya agar saat  Ujian Nasional bias lancer,Mental yang down saat menghadapi hari H,apalagi anak anak yang tiba-tiba harus duduk di deretan bangku depan,orang tua yang kasak-kusuk,bahkan pihak sekolah yang dengan terpaksa mengkondisikan demi nama baik dan status sekolah,mental tidak jujur,banyak memberikan kemudahan  pada peserta didik agar mendapat nilai di atas KKM  semuanya terjadi hanya agar dapat lulus Ujian Nasional,tanpa terasa menumbuhkan SIKAP dan MENTAL  yang  menjurus dekadensi MORAL BANGSA.
            Inilah hal-hal yang melatar belakangi saya ingin ikut dalam lomba ini,bahwa sesungguhnya di perlukan  SUATU ALTERNATIF  SOLUSI YANG LEBIH EFFEKTIF UNTUK MENANGGULANGI PERMASALAHAN DALAM UJIAN NAIONAL.

B.RUMUSAN  MASALAH
            Dari beberapa persolan yang sudah di sampaikan di tas ,dapat di ambil kesimpulan:
            1.Ujian Nasional  banyak memunculkan masalah
            2.Pelaksanaan Ujian Nasional Tidak Effektif ,Effisien dan Kurang Bertanggung Jawab
            3.Dari segi biaya,yang di keluarkan Pemerintah sangat besar tetapi belum sesuai hasil
            4.Perlunya di cari alternative yang tepat untuk  solusi Permasalahan UN.

C.TUJUAN
            Ada beberapa hal  yang menjadi tujuan penulis ,dalam menyusun karya tulis ini,yaitu:
            1.Menyumbangkan saran dan ide agar Ujian Nasional dapat lebih Optimal
            2.Mengurangi persoalan yang muncul saat Ujian Nasional
            3.Melaksanakan Ujian Nasional yang effektif,effisien dan bertanggung jawab
            4.Menyampaikan saran dan ide sebagai solusi permasalahan Ujian Nasional.
            5.Merumuskan system Ujian Nasional yang lebih baik dan lebih bermutu
            6.Menumbuhkan sikap mental  bangsa sebagai bangsa pejuang.

D.MANFAAT
            Ada 2 manfaat yang penulis harapkan dari peyusunan karya tulis ini,yaitu :
            1.Manfaat Teoritis
               Karya tulis ini dapat di manfaatkan sebagai bahan studi perbandingan dalam  peran serta meningkatkan mutu pendidikan di tanah Air tercinta Indonesia yang relevan terkait masalah problematika  yang terjadi saat pelaksanaan Ujian Nasional.
            2.Manfaat Praktis
            Karya tulis  ini di harapkan dapat menjadi upaya sumbang saran dari tenaga pendidik dalam mengatasi problematika Ujian nasional juga sebagai  penambah referensi materi mengenai Ujian nasional baik bagi penulis maupun  pihak-pihak yang membutuhkan
            Dalam Pelaksanaanya,apa yang di sarankan oleh penulis tentu masih jauh dari sempurna Karena kesempurnaan hanya milik Allah azza wa jalla,tetapi setidaknya akan membuka lembaran pemahaman  baru untuk menyikapi persoalan yang muncul saat Ujian Nasional ,agar mutu pendidikan Bangsa ini  kembali bermutu baik mutu sikap ,pengetahuan dan  ketrampilan peserta didik sesuai yang di harapkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republi Indonesia.
           









BAB  II
PEMBAHASAN  MASALAH

A.LANDASAN  TEORI
 1. UUD 1945 yang menerangkan mengenai pendidikan Pasal  31 ayat 1,2,3,4,5, berbunyi :
Ayat 1 : Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan
Ayat 2 : Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya
Ayat 3 : Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional,yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa ,yang diatur dengan undang-undang
Ayat 4 : Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang kurangnya 20 % dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan nasional
Ayat 5 : Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradapan kesejahteraan umat manusia
            Dari 5 ayat yang tersirat di UUD 1945,tidak ada  satu ayat pun yang mengakomodir perlunya di laksanakan Ujian  Negara,Ujian Nasional,yang tersirat dari ayat ke 3 adalah sistem pendidikan  nasional untuk meningkatkan Keimanan,Ketakwaan dan Ahlak Mulia,dan tidak Mengutamakan  Kecerdasan//nilai Kognitif  seperti yang ingin di hasilkan oleh Ujian Nasional.
2.Undang Undang No.22 tahun 1999 tentang  Otonomi Daerah ,Desentralisasi Pendidikan
            1).Sekolah berwenang Mengelola dan memberdayakan Potensi Yang di miliki
            2).Effisiensi Keuangan dengan memanfaatkan pajak daerah dan sumber 2 lokal
            3).Effisiensi Administrasi,memotong mata rantai birokrasi
            4)Kebebasan  memperluas dan  pemerataan penyelenggaraan Pendidikan
            (Dr Marhot Manulang,pakguruonline,jumat 14 Maret 2014)
3.Peraturan Pemerintah No 25 tahun 2000 ,menyebutkan Seluruh urusan pendidikan menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten/kota ,kecuali Perguruan Tinggi
Kewenangan Pemerintah Pusat hanya menetapkan  standar minimal,baik dalam persyaratan calon peserta didik,kompetensi peserta didik,Kurikulum nasional,Standar  kelulusan,materi pokok dan pedoman pembiayaan fasilitas pendidikan (pasal 2 butir II)
4)Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013 :perubahan atas Peraturan Pemerintah  No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,.
            Pasal 1 ayat 1 menyebutkan Standar Pendidikan Nasional adalah criteria minimal tentang
            Sistim pendidikan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesi(pasal 2 ayat 1).
            Yang  menyangkut 8 standar pendidikan.
            DAS SOLLEN DAS SEIN,ternyata harapan berbeda dengan kenyataan,di satu sisi di beri harapan tetapi di sisi lain justru di jegal. Dari ke 2 Undang-Undang,dan 2  Peraturan Pemerintah di atas, sebetulnya merupakan pintu  menuju  jalan terbaik untuk mencari cara menemukan solusi yang lebih baik,dalam  pelaksanaan Ujian nasional,agar system  pendidikan dapat di kelola oleh pemerintah daerah.untuk kepentingan  perbaikan    mutu  pendidikan secara  nasional.
           


B.ALTERNATIF SOLUSI YANG DI GAGAS PENULIS.
            Memperhatikan masalah yang sering muncul saat pelaksanaan Ujian Nasional maka sebagai pendidik,saya ingin memberikan sedikit gagasan ,sebagai bentuk kepedulian dari hati yang paling dalam melihat perkembangan mutu pendidikan yang semakin lama semakin jauh dari harapan.dan  gagasan itu berupa bentuk pengganti dari Ujian Nasional menjadi UJIAN NEGARA MANDIRI.Penjelasannya sebagai berikut :
           
UJIAN  NEGARA MANDIRI,adalah suatu bentuk pelaksanaan Ujian Nasional,tetapi di laksanakan  secara perorangan atau  perkelompok,dalam jumlah terbatas di suatu tempat yang telah di sediakan oleh instansi terkait,terstandar dan bertanggung jawab.dan bila lulus berhak mendapat ijazah Negara.
            Unsur-Unsur Yang  terkait  dlam UJIAN NEGARA MANDIRI :
1.Peserta :       
a.Semua peserta didik yang sudah lulus ujian sekolah tingkat SD/MI,SMP/Mts,SMA/SMK/MA dan yang telah lulus dari kelompok belajar (Kejar)
b.Berusia tidak lebih dari  23 tahun.
c.Berkewargaan  Indonesia
d.Ada rekomendasi berprilaku baik dari sekolah asal.
e.Bila kolektif ,maka di koordinasikan sekolah asal,dengan jumlah tertentu.
2.Waktu Pelaksanaan :
a.Di laksanakan setelah Ujian Sekolah
b.Per tri wulan (April,Mei,Juni),atau Per semester (Juni sampai Desember.)
3.Materi Ujian :
a.Menggunakan CBT (Computer Base Test)
b.Waktu dan jumlah soal di tentukan
c.Materi sudah sesuai Skl minimal yang di tetapkan  Pemerintah.  
d.Materi sesuai peminatan dan  program  paket yang di pilih peserta UNM
    - Paket A= Matematika,Bahasa(Indonesia,Inggris),IPS (Ekonomi,sejarah,geografi)
    -Paket  B= Matematika,Bahasa(Indonesia,inggris),IPA(Fisika,kimia,biologi)
e..Peserta yang gagal melaksanakan Ujian Negara  Mandiri,dapat mengulang setelah koordinasi dengan pihak penyelenggara.sampai batas waktu Usia 23 tahun.
4.Biaya Penyelenggaraan
Setiap peserta Ujian di kenakan  1 kali pembayaran untuk biaya pelaksanaan Ujian Negara mandiri,dari mulai pendaftaran sampai mendapat sertifikat  ijasah dari Negara,yang jumlahnya telah di tentukan ,dengan ber azaskan keputusan kepala daerah.dan untuk peserta yang berprestasi tetapi dari keluarga tidak mampu  maka pemerintah wajib memberikan dispensasi melalui koordinasi antara sekolah,domisili anak dan pemerintah daerah.
5.Penyelenggara Ujian Negara  mandiri
Pemerintah Daerah ,melalui Dinas Pendidikan,berkoordinasi dengan  Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) dan bekerja sama dengan lembaga yang di tunjuk seperti Perguruan Tinggi,Akademi,Dosen ,Dewan pendidikan dsb menyiapan :
- materi,pengawas,pengolah data,waktu,jumlah peserta,jadwal,sarana prasarana.
-Pemerintah menerbitkan SK untuk  Panitia UNM di daerah.
- -Negara memberikan Insentif kepada Penyelenggara Ujian Negara mandiri
-Menerbitkan ijasah Negara bagi peserta yang lulus.

            Apabila Ujian Negara mandiri di laksanakan maka hal ini sudah sesuai dengan Undang-Undang Otonomi Daerah,Sesuai dengan Undang-Undang dasar 1945 pasal 31 ayat 1 sampai 5,sesuai dengan filosofi pendidikan yaitu menumbuhkan sikap yang agamis dan berahlak mulia,mempunyai ketrampilan yang baik dan pengetahuan yang bermutu.
            C.TINGKAT  KEBERHASILAN.
            Setiap Inovasi di bidang pendidikan pasti menimbulkan pro dan kontra,masing masing mempunyai kepentingan yang mempengaruhi keputusan untuk berbeda pendapat,tetapi apabila yang menjadi focus utama adalah mutu pendidikan bangsa Indonesia di masa depan maka semua perbedaan pendapat harus di buang jauh-jauh dan utamakan persamaan persepsi kebersamaan untuk bangsa.
                Sesuai dengan Judul yang saya ambil yaitu UJIAN  NEGARA  MANDIRI
ALTERNATIF LAIN PENGGANTI UN,MENUJU TERLAKSANANYA PENDIDIKAN YANG EFFEKTIF,EFFISIEN DAN BERTANGGUNG JAWAB SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN  MUTU PENDIDIKAN  NASIONAL
-Keberhasilan di lihat dari Effektifitas
-Mampu  mengukur kecerdasan siswa tanpa ada pengkatroran/rekayasa
-Anak melakukan Ujian saat dia betul-betul merasa siap secara mandiri
-Akan menumbuhkan sikap optimis,termotivasi untuk selalu lebih baik.


-Keberhasilan di lihat dari Effisiensi
            -Uang Negara bisa di alokasikan pada kegiatan dan fasilitas pendidikan  yang lebih tepat
            -Segi waktu lebih Fleksible
            -Tidak membutuhkan distribusi soal
            -Tidak membutuhkan waktu lama untu mengetahui lulus atau tidak.
-Keberhasilan  dari segi Tanggung Jawab:
-Karena di laksanakan ,di evaluasi dan di awasi secara langsung maka Ujian ini lebih bisa di pertanggung jawabkan  hasilnya..
-Dapat di pertanggungjawabkan Biaya nya,
-Dapat di pertanggungjawabkan Waktu  pelaksanaanya
-Pesertanya
-Penyelenggaranya.
-Dapat di manfaatkan untuk Akreditasi sekolah,yang siswanya banyak lulus UNM maka
          Akan memberikan point baik untuk penilaian akreditasi.






BAB  III
PENUTUP
1.SARAN
a.Gagasan  ini tentu masih jauh dari sempurna,karena kesempurnaan hanya milik Allah,saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar gagasan ini dapat lebih baik lagi
b.Gagasan ini hanya sebagai bentuk kepedulian saya sebagai pendidik melihat betapa banyaknya masalah yang muncul saat mendekati Ujian Nasional
c.Di butuhkan kesamaan persepsi untuk menerima yang baru apabila yang lama terlalu banyak. masalah.
d.Penerapan UNM memerlukan kebijakan pusat demi kebaikan mutu pendidikan negara
e.Gagasan  hanya untuk menambah  wacana solusi mengatasi masalah Ujian Nasional.
2.PENUTUP.
            .Semoga Sumbang saran yang sedikit ini dapat di ridhoi Allah ,dan bermanfaat untuk khasanah memperkaya materi untuk mencari solusi terbaik demi memajukan mutu pendidikan bangsa dan Negara yang kita cintai ini.
                       
                                                DAFTAR  PUSTAKA
Tulisan ini lebih banyak mengambil materi dari internet,dan sumber bahan telah di cantumkan langsung di bawah bahan yang di cuplik.